Redaksi

Redaksi

Dekati Pilkada, Demokrat Kutim Buka Pendaftaran dan Penjaringan Calon Pemimpin

Foto: Ketua Partai Demokrat Kutim, Ordiansyah, menjelaskan dalih pembukaan pendaftaran dan penjaringan terbuka bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur periode 2025-2029. (Edi/thelimit.id)

Dekati Pilkada, Demokrat Kutim Buka Pendaftaran dan Penjaringan Calon Pemimpin

Sangatta, thelimit.id – Sesudah pemilihan Presiden, Wakil Presiden dan legislatif dari tingkat nasional, regional hingga lokal, pesta demokrasi bukan berarti telah usai. Akhir tahun 2024 mendatang, pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak akan dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.

Menyongsong hal itu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kutai Timur (Kutim), telah membuka pendaftaran dan penjaringan terbuka bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur periode 2025-2029. Melalui konferensi pers pada Jumat (29/3), malam, Ketua DPC Partai Demokrat Kutim, Ordiansyah, mengungkapkan kegiatan itu merupakan program dari dewan pimpinan pusat.

Setelah 14 Februari 2024 lalu konferensi pers itu jadi kali pertama pengurus DPC Demokrat Kutim bertatap muka. Kata Ordi, pembukaan pendaftaran dan penjaringan tersebut jadi kesempatan yang tepat, selain karena pengumumannya di bulan suci Ramadan. Partai berlambang bintang mercy itu hendak mencari sosok pemimpin Kutim melalui proses yang dialektis dengan masyarakat.

Baca juga:  Pemkab Kutim Ambil Alih Perbaikan Jalan Poros Rantau Pulung-Sangatta, Begini Tanggapan Legislator

“Agar masyarakat bisa mencari dan menginformasikan kepada partai,” katanya di Sekretariat DPC Demokrat Kutim.

Sebab itu dilakukan, lanjutnya, Demokrat menilai Pilkada bukan semata-mata menentukan kepala daerah di Kutim secara periodik. Tetapi pesta demokrasi sepatutnya jadi ajang untuk mengevaluasi kinerja pemerintah kemudian memilih pemimpin yang benar-benar pantas.

Apalagi menurutnya Kutim merupakan ‘gudang’ para tokoh dilahirkan. Sehingga Pilkada mendatang semestinya menampilkan calon Bupati dan Wakil Bupati dari berbagai kalangan.

“Bukan sekadar menjadi Bupati atau Wakil Bupati,” jelasnya.

Selanjutnya dia menyadari meski Demokrat Kutim berhasil meraih enam kursi pada pemilihan legislatif. Namun untuk memantapkan potensi mereka perlu kerja sama, tetapi dalam prosesnya bakal ada kader dari partainya juga yang akan diusung untuk mengikuti Pilkada.

Baca juga:  Pembahasan Anggaran Alot, Wakil Ketua I DPRD Kutim Ungkap Faktornya

Dia menekankan kompetensi dan kemampuan untuk membawa perubahan jadi prasyarat bagi siapa saja yang hendak maju melalui Demokrat. Selain itu syarat lain yang tentu saja harus dipenuhi yakni melakukan survei menggunakan lembaga terpercaya.

Di akhir konferensi pers, dia berharap lewat pendaftaran dan penjaringan calon pemimpin yang dilakukan Partai Demokrat. Bisa mengusung sosok potensial baik itu dari internal maupun eksternal partai untuk menghadirkan perubahan di Kutim. Mengingat awal tahun 2023 lalu pihaknya telah melakukan evaluasi kinerja hingga menyatakan keluar dari koalisi Ardiansyah Sulaiman-Kasmidi Bulang.

“Barangkali ada berlian (figur) tersembunyi,” tandasnya.

Pada kesempatan itu pula, Ketua Panitia pendaftaran dan penjaringan terbuka bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur periode 2025-2029, Habibi, menuturkan tenggat tahapan tersebut sejak bulan Maret hingga April. (*/Edi)