Redaksi

Redaksi

Wakil Ketua Komisi C Sampaikan Pentingnya Standardisasi Hunian

Wakil Ketua Komisi C Sampaikan Pentingnya Standardisasi Hunian

Sangatta, thelimit.id – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur, Jimmi, menegaskan pentingnya standarisasi dalam pengembangan pemukiman untuk memastikan hunian memenuhi kriteria kelayakan yang ditetapkan.

Dalam pernyataannya di Sekretariat DPRD Kutim, Jimmi mengungkapkan bahwa standarisasi hunian harus menjadi prioritas dalam setiap upaya pembangunan rumah.

“Standar kelayakan itu harus ditegaskan. Rumah layak itu idealnya seperti apa, standarisasi yang harus ditegaskan seperti apa,” ujar Jimmi.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan rumah tidak hanya melibatkan proses fisik, tetapi juga memastikan hunian memenuhi standar kelayakan.

Baca juga:  Ketua DPRD Kutai Timur Joni Klarifikasi Terkait Proyek Multiyears yang Terhenti

Politisi dari PKS itu menyoroti pentingnya konsistensi dalam menerapkan standar kelayakan pemukiman. Pemerintah daerah Kutai Timur telah melaksanakan program rehabilitasi rumah layak huni (RLH) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pemukiman di daerah tersebut.

“Pemerintah juga mengadakan rehab RLH dan itu sudah diupayakan sampai sana. Meskipun belum sebesar kegiatan nasional, tapi paling tidak ada inisiatif dari pemerintah untuk mengikuti program itu,” tambahnya.

Program RLH bertujuan untuk memperbaiki rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan, sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan program ini, diharapkan rumah-rumah yang tidak layak huni dapat diperbaiki dan memenuhi standar yang diperlukan.

Baca juga:  Leni Angriani Temui Masalah Kebutuhan Dasar Selama Reses di Tiga Kecamatan

Jimmi menekankan bahwa pengembangan pemukiman yang layak merupakan bagian integral dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan standarisasi yang jelas dan program rehabilitasi yang berjalan, diharapkan kualitas hunian akan meningkat, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, serta mendukung pertumbuhan daerah.

“Pengembangan pemukiman yang layak adalah langkah penting dalam upaya kita untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan daerah,” tutup Jimmi. (*/Fif)