Redaksi

Redaksi

Reses Joni, Konstituen Sampaikan Aspirasi Ini

Ketua DPRD Kutai Timur, Joni. Foto: The Limit

Reses Joni, Konstituen Sampaikan Aspirasi Ini

Sangatta, thelimit.id – Reses merupakan agenda kerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk menyerap aspirasi rakyat dengan menjumpai para konstituen para legislator di daerah pemilihanya (dapil) masing-masing.

DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) saat ini mulai melaksanakan kegiatan reses itu dengan Masa Sidang II Tahun 2023/2024. Joni, Ketua DPRD Kutim, dalam kunjungan kerjanya di luar Gedung DPRD, mengungkapkan hasil serap aspirasinya baru-baru ini.

Setelah ia melakukan masa reses dengan konstituennya di Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Sangatta, Kutai Timur, masyarakat yang ada di sana banyak menyampaikan usulan. Salah seorang warga sepaso bengalon meminta agar dibantu terkait dengan peralatan tenda dan kursi.

Baca juga:  Begini Tanggapan Legislator Soal Nasib Tenaga Pendidik yang Berstatus Honorer

“Para masyarakat sepaso di sana mereka banyak meminta tenda dan kursi,” ujarnya saat diwawancarai para awak media.

Mengingat beberapa kali kegiatan warga kampung Sepaso, Bengalon. Seperti kegiatan pernikahan, pesta ulang tahun dan serta acara sosial yang lain. Pihaknya sangat kewalahan mencari peralatan tersebut ketika ada momen seperti itu.

“Makanya pas reses itu yang paling banyak usulannya ya itu kursi sama tenda,” ucap Joni.

Namun, bukan hanya kegiatan hajatan semata, tetapi di sisi lain, terkait pembangunan infrastruktur dirinya juga akan tetap berkomitmen.

Baca juga:  Dekati Pilkada, Demokrat Kutim Buka Pendaftaran dan Penjaringan Calon Pemimpin

Menurutnya, Apapun itu jika menyangkut persoalan masyarakat apalagi memperjuangkan hak mereka. Ia akan terus mengupayakan agar bisa terealisasikan.

“Baik dari pembangunan draenase maupun semenisasi hingga kebutuhan lainnya tetap kita akan perjuangkan,” tandasnya.

Terakhir ia menyebutkan, setiap kegiatan masa reses masing-masing memiliki karakteristiknya sendiri. Dari usulan yang diajukan oleh masyarakat akan diterjemahkan ke dalam tindakan konkret yang sesuai dengan kebutuhan komunitas yang berkaitan. (*/Fbt)