Redaksi

Redaksi

Anggota DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman, Dorong Pembenahan Sistem Pendidikan di Daerah Terpencil

ilustrasi

Anggota DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman, Dorong Pembenahan Sistem Pendidikan di Daerah Terpencil

Kutai Timur, thelimit.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Faizal Rachman, menyoroti masalah serius yang dihadapi oleh sektor pendidikan di daerah-daerah terpencil. Ia menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur pendidikan serta penyediaan sumber daya yang memadai untuk memastikan akses pendidikan yang layak bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.

Faizal Rachman mengungkapkan bahwa tantangan utama yang dihadapi sekolah-sekolah di daerah terpencil adalah kurangnya fasilitas dasar, seperti ruang kelas yang memadai, buku pelajaran, serta alat penunjang lainnya.

“Fasilitas pendidikan di daerah terpencil masih sangat minim. Ruang kelas tidak mencukupi, buku pelajaran sering kali tidak tersedia, dan alat bantu belajar seperti teknologi sangat terbatas,” ujarnya. Kamis (28/08/24)

Baca juga:  Joni Tanggapi Keluhan Warga Desa Tepian Langsat Terkait Listrik dan Air PDAM

Ia juga menyoroti pentingnya kehadiran tenaga pengajar yang kompeten dan mencukupi di daerah-daerah tersebut. “Ketersediaan guru yang berkompeten sangat penting untuk menunjang kualitas pendidikan. Pemerintah daerah harus memberikan perhatian lebih untuk mengirim dan menempatkan guru-guru yang berkualitas di daerah terpencil,” lanjut Faizal.

Menurut Faizal, pendidikan merupakan fondasi utama bagi pembangunan jangka panjang daerah, oleh karena itu, sektor ini harus menjadi prioritas utama dalam alokasi anggaran daerah. Ia mendesak pemerintah daerah Kutai Timur untuk segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki infrastruktur pendidikan dan memastikan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah, termasuk yang terpencil.

Baca juga:  Aturan Tenaga Kerja Lokal dan Asing Belum Sesuai yang Diharapkan Legislator Kutim

“Dengan memperkuat pendidikan di daerah terpencil, kita bisa memastikan bahwa generasi penerus di daerah ini memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi pada pembangunan daerah,” tutup Faizal.

Faizal Rachman berharap bahwa usulannya ini dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, dan mengharapkan adanya langkah nyata untuk memperbaiki kualitas pendidikan di daerah-daerah yang selama ini terabaikan. (*Re)