Redaksi

Redaksi

Hepni Armansyah Sebut Dua Proyek Multiyears Gagal dan Akan Ditindaklanjuti

Hepni Armansyah Sebut Dua Proyek Multiyears Gagal dan Akan Ditindaklanjuti

Kutai Timur, Thelimit.id – Hepni Armansyah, Anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), yang juga sekaligus Anggota Tim Pansus (Panitia Khusus) LKPJ (Laopran Keterangan Pertanggungjawaban) Bupati Kutim, mengungkapkan bahwa dari 24 paket proyek multiyears, dua di antaranya dinyatakan gagal. Proyek-proyek tersebut adalah Masjid At-Taubah dan Pasar Sangatta Selatan, yang tidak memerlukan peninjauan ulang lokasi.

“Hingga saat ini, dari total 24 proyek multiyears, dua proyek Masjid At-Taubah dan Pasar   Sangatta Selatan sudah pasti gagal. Jadi, masih ada 22 proyek yang sedang berjalan,” kata Hepni Armansyah. Kamis, (15/08/24).

Baca juga:  Jimmy, Tegaskan Pembangunan di Kutim Sudah Sesuai Perencanaan

Hepni menambahkan bahwa kedua proyek tersebut dianggap gagal karena tidak ada kemajuan sama sekali di lapangan dan tidak ada rencana ataupun progres mengenai proyek tersebut, diketahui rencana Pembangunan proyek tersebut sudah satu tahun, namun belum ada pergerakan sama sekali.

“Karena sampai saat ini kami melihat tidak ada progres sama sekali mengenai proyek ini, dan menurut kami proyek-proyek ini tidak akan terlaksana,” ujarnya.

Baca juga:  Legislator Kutim, Kritiki Mengenai Pengelolaan Sampah Kutim

Menanggapi permasalahan ini, Hepni menyebutkan bahwa kegagalan dua proyek tersebut akan ditindaklanjuti dalam rapat komisi untuk menyelidiki penyebab dari gagalnya 2 proyek tersebut.

“Informasinya, proyek-proyek ini tidak berjalan sama sekali selama satu tahun. Ini berarti skemanya sudah menjadi silpa dan tidak bisa dianggarkan lagi. Kami akan mencari tahu lebih lanjut di rapat komisi mengenai Masjid At-Taubah dan Pasar Sangatta Selatan yang sudah setahun tidak ada perkembangan,” ungkap Hepni.(*/Re)