
Kutai Timur, Thelimit.id – Pengembangan budidaya pisang kapok di beberapa kecamatan Kabupaten Kutai Timur telah menunjukkan hasil yang positif dan memberikan manfaat bagi para petani. Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Faizal Rahman, melaporkan bahwa hasil panen pisang kapok dari lahan yang terbuka dapat mencapai 10.000 sisir per bulan, menandakan keberhasilan program ini.
“Program budidaya pisang kapok ini telah berjalan dengan baik. Berdasarkan laporan dari para petani, mereka dapat menghasilkan hingga 10.000 sisir pisang kapok setiap bulan dari lahan yang telah dibuka. Ini merupakan pencapaian yang signifikan dan berdampak positif bagi para petani. Kami berharap program ini terus dijalankan dengan baik,” ungkap Faizal Rachman
Faizal yang berasal dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menambahkan bahwa dengan hasil panen yang cukup besar, perlindungan bagi para petani pisang kapok sangat penting. Ia juga mengharapkan agar hasil panen setiap bulan dapat terjual dengan baik, sehingga para petani tetap termotivasi untuk terus mengelola budidaya ini.
“Perlindungan bagi para petani sangat diperlukan mengingat produksi yang besar. Dengan potensi 10.000 sisir per bulan, sangat penting agar hasil panen dapat terjual. Jika tidak ada pembeli, para petani mungkin kehilangan motivasi untuk melanjutkan budidaya pisang kapok ini,” kata Faizal Rahman, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Kutai Timur.(*/Re)





