
Kutai Timur, thelimit.id – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Arfan, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur air bersih menjadi salah satu fokus utama DPRD Kutai Timur. Hal ini menyusul krisis air bersih yang melanda beberapa wilayah di Kutai Timur, yang dinilai sangat menghambat kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah pedesaan.
Arfan menyoroti pentingnya akses terhadap air bersih sebagai kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi oleh pemerintah daerah. “Air bersih adalah kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat. Krisis air yang terjadi di beberapa wilayah ini sangat memprihatinkan dan memerlukan penanganan cepat,” ujar Arfan. Senin (12/08/24)
Ia mendesak pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan jaringan infrastruktur air bersih, terutama di daerah-daerah yang selama ini sulit mendapatkan akses. “Pemerintah harus segera mengalokasikan anggaran yang memadai untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur air bersih di daerah yang terdampak. Ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di desa-desa yang selama ini kekurangan air bersih,” tegasnya.
Selain itu, Arfan menekankan bahwa air bersih tidak hanya penting untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga untuk menjaga kesehatan masyarakat. “Ketersediaan air bersih sangat berpengaruh pada kesehatan masyarakat. Tanpa air yang layak, risiko penyakit akan semakin tinggi. Oleh karena itu, kita harus memastikan setiap warga memiliki akses yang cukup terhadap air bersih,” tambahnya.
DPRD Kutai Timur, lanjut Arfan, akan terus mendorong pemerintah daerah untuk segera merealisasikan program pembangunan infrastruktur air bersih ini. Ia berharap langkah ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. “Kami di DPRD akan terus mengawal agar program ini menjadi prioritas dan bisa segera direalisasikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang paling mendasar,” tutup Arfan.
Diharapkan dengan percepatan pembangunan jaringan air bersih, masyarakat di berbagai wilayah Kutai Timur, khususnya di daerah-daerah terpencil, dapat menikmati akses air yang layak, sehingga kualitas hidup mereka bisa meningkat secara signifikan. (*/Re)





