Redaksi

Redaksi

Yuli Sapang Serukan Pembangunan Infrastruktur di Pedalaman Tetap di Perhatikan

Yuli Sapang Serukan Pembangunan Infrastruktur di Pedalaman Tetap di Perhatikan

Kutai Timur, thelimit.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Yuli Sapang, menekankan urgensi pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok Kutai Timur. Dalam konferensi pers yang digelar kemarin, Yuli Sapang menyoroti pentingnya pemenuhan fasilitas yang memadai bagi masyarakat di daerah terpencil.

“Akses terhadap infrastruktur yang memadai adalah hak dasar setiap warga negara. Namun, masih banyak daerah di Kutai Timur yang terpinggirkan dan belum mendapatkan pelayanan infrastruktur yang layak,” ujar Yuli Sapang baru baru ini.

Baca juga:  Masalah Lahan Warga dengan Perusahaan, Legislator Pakai Pendekatan Ini

“Hal ini berdampak negatif pada perkembangan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut,” tambahnya.

Yuli Sapang menekankan perlunya upaya serius dari pemerintah dan semua pihak terkait untuk membangun jaringan transportasi, jalan, jembatan, serta sarana pendukung lainnya. “Saya sangat prihatin melihat kondisi infrastruktur di wilayah pelosok. Kita harus memastikan bahwa masyarakat di sana dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yuli Sapang juga mengusulkan alokasi dana yang memadai untuk pembangunan infrastruktur di daerah pelosok. “Pemerintah daerah dan pihak terkait harus mengalokasikan anggaran yang cukup untuk memastikan pembangunan infrastruktur dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menyeluruh,” ujarnya.

Baca juga:  Pastikan Orang Tua dan Murid Tau, DPRD Kaltim Sosilisasikan Progran Pendidikan Secara Luas

Selain itu, ia mengajak masyarakat Kutai Timur untuk aktif berpartisipasi dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur di wilayah mereka. “Partisipasi dan keterlibatan aktif masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan sangat penting. Dengan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok bisa diwujudkan,” jelas Yuli Sapang. (*/jkl)