
Kutai Timur, Thelimit.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan tindaklanjut terkait hearing bersama para mahasiswa Kutim yang mengeluhkan soal asrama mahasiswa di beberapa cabang.
Tindaklanjut diwakili Ketua Komisi D DPRD Kutim, Yan dengan melakukan kunjungan ke asrama mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama dengan Bagian Kesra Sekkab Kutim.
Yan menjelaskan berdasarkan data dari Bagian Kesra Sekkab Kutim, asrama putri di Makassar terdapat 8 orang mahasiswa dan asrama putra juga terisi 8 orang mahasiswa.
“Baru mengunjungi asrama mahasiswa di Makassar,” ungkapnya kepada awak media.
Lebih lanjut, Yan memaparkan berdasarkan keluhan penghuni disana, fasilitasnya kurang, atap banyak yang bocor. Kondisi seperti dirasanya sungguh sangat memprihatinkan.
Maka dari itu, dirinya menilai perlu afanya penggantian tempat, pasalnya sementara ini, asrama di Makassar masih sistem menyewa bukan milik dari Pemkab Kutim.
“Juga dikeluhkan soal tilam atau kasur di asrama yang sudah tidak layak pakai yang beberapa di antaranya sudah berpuluh-puluh tahun digunakan dan harus segera diganti,” ujarnya.
Mengenai hal ini pihaknya selaku komisi C sudah dikomunikasikan olehnya kepada pihak Bagian Kesra Sekkab Kutim yang berencana akan mencarikan asrama baru bagi mahasiswa Kutim.
“Tindak lanjut setelah ini akan kita bahas bersama pimpinan di Banggar, apakah kita akan membangun atau tetap menyewa,” imbuhnya.(*/ADV)





