Redaksi

Redaksi

Anggota DPRD Apresiasi Pencapaian WTP Pemkab Kutim

Anggota DPRD Apresiasi Pencapaian WTP Pemkab Kutim

Kutai Timur, Thelimit.id – Anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Kutai Timur dengan bangga memberikan penghargaan atas pencapaian pemerintah kabupaten Kutai Timur yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Anggota DPRD, Agusriansyah, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini dan berharap Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dapat mempertahankan penghargaan tersebut. Agusriansyah berharap agar setiap tahun, Pemkab Kutim dapat terus memperoleh prestasi yang membanggakan.

“Alhamdulillah, kita sangat bangga dengan pencapaian yang diraih Pemkab Kutim. Ke depan, kami berharap Pemkab Kutim bisa terus melakukan yang terbaik agar dapat mempertahankan penghargaan ini,” ujar Agusriansyah, baru-baru ini.

Baca juga:  Legislator Minta Pemerintah Harus Pastikan Harga Bahan Pokok Aman dan Terjangkau

Menurut Agusriansyah, pencapaian ini merupakan indikasi positif bagi pemerintah daerah dalam membuktikan kemajuan pelayanan publik yang telah dilakukan. Ia menilai pencapaian ini menunjukkan komitmen Pemkab Kutim dalam menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel, dan berharap agar pemkab terus berkomitmen untuk mencapai Good Governance.

“Pencapaian ini adalah bukti nyata bagaimana Pemkab Kutim mempertahankan komitmennya untuk menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan menjunjung tinggi akuntabilitas. Kami berharap Pemkab Kutim terus berkomitmen untuk mencapai Good Governance,” ungkapnya.

Baca juga:  Hepnie Soroti Bantuan Sektor Perikanan Kutai Timur Masih Didominasi Pokir

Agusriansyah juga menyatakan dukungannya yang penuh terhadap Pemkab Kutim dan berharap agar pemerintah daerah dapat terus meningkatkan pelayanan publik, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun pengembangan sumber daya manusia.

“Kami sangat mendukung dan bangga dengan pencapaian ini. Kami berharap Pemkab Kutim dapat terus memberikan pelayanan publik yang lebih baik, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun dalam pengembangan sumber daya manusia,” tutup Agusriansyah.(*/Re)