Redaksi

Redaksi

Joni Dukung Investasi di Kutim Tetapi Wajib Bangun Hilirisasi

Joni Dukung Investasi di Kutim Tetapi Wajib Bangun Hilirisasi

Sangatta, thelimit.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Joni, baginya mendukung penuh perusahaan yang ingin berinvestasi di Kutim, tetapi wajib membangun hilirisasinya.

Hal itu, ia sampaikan saat menghadiri acara Forum Investasi Kutai Timur, yang dilangsungkan di Hotel Js Luwansa, Kuningan, Jakarta, Senin (10/6/2024).

Legislator Partai Pembangunan Persatuan (PPP) itu mengatakan, pihaknya dari DPRD sangat mendukung jika ada perusahaan yang ingin berinvestasi di wilayah Kutim, namun dengang catatan harus membangun hilirisasi.

“Dimana mereka beroperasi dan berkebun, maka bagi saya pribadi wajib untuk membangun hilirisasinya, “ucap Joni.

Baca juga:  Jalan Poros Rantau Pulung Kian Hari Makin Memprihatinkan, Ini Tanggapan Joni

Ia juga menyampaikan, jangan sampai terulang kedua kalinya. dulu Kutim pernah mengalami kerugian, salah satu perusahaaan yang beroperasi di wilayah Kutim, tetapi membangun pabrik di wilayah Bontang.

Kata Joni, alasannya waktu itu, kurangnya ketersediaan fasilitas. Oleh karena itu, pihak perusahaan membangun di luar dari wilayah Kutim. Tetapi saat ini, tidak ada alasan perusahaan sebab fasilitas sudah dibangun dan semuanya sudah lengkap.

“Pemerintah telah menyiapkan fasilitas guna mendukung kelancaran investasi, termasuk salah satunya, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy, “ujarnya.

Baca juga:  Faizal Rachman Minta Laporan Capaian Fisik dan Keuangan Multiyears dari Dinas Perhubungan Kutai Timur

Kendati demikian, ia kembali menegaskan, para investor yang ingin berinvestasi harus memenuhi syarat tadi, dan hal itu pihaknya juga akan meminta kepada Bupati, agar lebih tegas terhadap perusahaan yang tidak mau patuh terhadap aturan.

“Saya nanti sampaikan ke Bupati, dikerasi saja, karena kita yang punya wilayah, kita yang harus mengatur, kalau perlu keluarkan edaran Bupati, kalau itu belum mempan, keluarkan

Perbup,”pungkasnya. (*/Fbt)