Redaksi

Redaksi

Ketua DPRD Kutim Soroti Peningkatan Kualitas Pendidikan Daerah Sebagai Penyangga IKN

Ketua DPRD Kutim Soroti Peningkatan Kualitas Pendidikan Daerah Sebagai Penyangga IKN

Sangatta, thelimit.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur semakin mengintensifkan persiapannya sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Ketua DPRD Kabupaten Kutim menyoroti peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut. Dengan memastikan bahwa generasi muda siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.

Ia menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap proses pembelajaran anak-anak, terutama dalam menghadapi ancaman narkoba yang semakin meresahkan masyarakat. Program Merdeka Belajar diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan fleksibel, memungkinkan anak-anak untuk berkembang sesuai dengan potensi masing-masing.

“Dengan program pemerintah Merdeka Belajar, kita harapkan proses belajar menjadi lebih aman dan terjamin dengan fasilitas yang memadai,” ujarnya di Kantor Bupati Kutim, Jumat (7/6/2024).

Joni juga menekankan pentingnya investasi pada generasi muda sebagai penerus bangsa.

Baca juga:  Ketua DPRD Tegaskan Penerima Beasiswa Kutim Wajib Kembali Mengabdi Pada Daerah

“Generasi selanjutnya adalah tulang punggung IKN. Kita harus terus mendorong mereka untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas karena saat ini, tanpa pendidikan, mereka tidak akan bisa berkembang,” tambahnya dengan penuh semangat.

Komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kutai Timur bukan hanya sebatas retorika. Berbagai upaya konkret telah dilakukan untuk memastikan bahwa anak-anak di daerah ini memiliki akses yang lebih baik ke pendidikan berkualitas. Salah satu langkah penting adalah peningkatan fasilitas pendidikan, termasuk renovasi sekolah-sekolah yang ada, pembangunan ruang kelas baru, serta penyediaan sarana belajar yang modern dan memadai.

Selain itu, peningkatan kapasitas guru juga menjadi fokus utama. Pelatihan dan workshop secara berkala diadakan untuk memastikan bahwa para pendidik memiliki pengetahuan dan keterampilan yang up-to-date dalam mengajar.

Baca juga:  Kendalikan Penyebaran HIV, Anggota DPRD Tekankan Pentingya Screening dan Perlindungan Para Pekerja

“Kita juga berinvestasi dalam pelatihan guru-guru, karena mereka adalah ujung tombak dalam memberikan pendidikan yang berkualitas kepada anak-anak kita,” jelas Joni.

Ancaman narkoba yang kian marak di kalangan remaja menjadi perhatian serius. Berbagai program penyuluhan dan kampanye anti-narkoba diluncurkan di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesadaran siswa akan bahaya narkoba. Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan organisasi non-pemerintah, untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda.

Langkah-langkah ini sejalan dengan visi besar Kutai Timur untuk menjadi penyangga utama IKN yang kuat dan mandiri. Dengan SDM yang unggul, diharapkan Kutai Timur tidak hanya menjadi daerah penopang, tetapi juga pusat pertumbuhan baru yang mampu bersaing secara global. (*/Fif)